Berikut ini saya akan memberitahukan kepada anda beberapa tipe responden untuk mengetahui perilaku konsumen :
1. Warga Lanjut Usia
Warga
lanjut usia adalah responden yang paling ramah sedunia. Mereka ini
sabar sekali. Mereka ini seolah-olah sudah banyak makan asam-garamnya
kehidupan. Sehingga yang mereka lakukan sekarang adalah melakukan apa
saja yang bisa mereka lakukan selagi masih ada waktu dan salah satunya
adalah dengan berbagi pengalaman mereka mengenai produk yang akan kamu
teliti ini. Yang menyenangkan lagi, mereka ini pasti mudah diajak
ngobrol karena pada hakekatnya mereka juga sering merasa kesepian karena
mungkin ditinggal anaknya yang bekerja, cucunya yang kuliah, pak kusir
yang sedang bekerja mengendarai kudanya *loh*, jadi kalo tiba-tiba ada
anak muda yang mendatangi dia, pasti dia akan senang sekali. Hal ini
sangat memudahkan kita dalam memperoleh data. TAPI… ada
tapinya nih untuk responden macam ini. keterbatasan fisik yang mereka
miliki karena sudah dimakan usia yang senja ini membuat kita terpaksa
harus membantunya mengisikan kuesioner. Jadi untuk responden macam ini
harus kita yang mengisikan untuk mereka. Dan biasanya hal ini memakan
banyak waktu.
2. Bapak-Bapak
Bapak
atau ayah merupakan tulang punggung keluarga. Mereka ini lah harapan
keluarga dalam memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Jadi setiap hari
ada saja masalah yang menerima mereka di tempat kerja. Lha terus apa
hubungannya dengan responden? Untuk responden tipe ini, agak susah-susah
gampang kalo dimintai data. Macam-macam alasan digunakan untuk bisa
menghindari kita sebagai peneliti dalam melakukan survey antara lain:
pertanyaannya terlalu banyak, belum pernah naik kereta itu, atau yang
paling absurd lagi ruwet. Yah, sebagai peneliti yang baik kita tidak
bisa memaksakan kehendak kita kepada responden kita, tapi enaknya kalau
dapat dia dengan rela mau mengisi sendiri lembaran kuesioner kita kok,
tapi ngga semua bapak-bapak bersedia mengisi lembaran kuesioner kita.
3. Ibu-ibu
Tipe responden yang ini lebih mirip warga lanjut usia, sih. Tapi
dalam pengumpulan data mereka lebih menyenangkan. Karena usia mereka
belum sebanyak warga lanjut usia, jadi mereka mau kok mengisi sendiri
kuesioner kita. Kadang juga disambi curhat juga ke kita. Seru sih, tapi
kalau kamu terburu-buru waktu, responden memakan banyak waktu dalam
mengerjakan kuesioner.
4. Orang Berpendidikan Tinggi dan Mahasiswa
Namanya orang yang pernah mengenyam bangku pendidikan tinggi baik
itu yang bergelar sarjana, master, doktoral atau bahkan profesorpun
pasti pernah mengalami satu fase dimana mereka diminta membuat
penelitian untuk mengukuhkan gelar mereka yang artinya mereka pernah
berada juga di posisi kita! Sehingga, hal ini sangat memudahkan kita
dalam melakukan penelitian. Mereka juga dengan senang hati akan membantu
kita karena mereka juga pernah senasib dengan kita. Tapi masalahnya,
jumlah penduduk Indonesia yang pernah kuliah dari 237 juta jiwa penduduk
Indonesia hanya 5,2 juta jiwa. Jadi bisa dibayangkan susahnya mencari
responden semacam ini di tempat umum.
Naaah, ada satu cara lagi biar bisa dapet banyak responden macam
ini, cari saja di kampus kamu sendiri, kan pasti banyak tuh yang pernah
menggunakan produk yang kamu teliti. Jadi sebelum memulai penelitian,
kalau mau mudah dan cepat, pikirkan benar-benar responden seperti apa
yang mau anda teliti. Kalau responden anda khusus ke mahasiswa atau
pelajar, bisa dijamin penelitian anda cepat selesai surveinya!
5. Orang Pacaran
Naaah,
inilah yang menurut saya responden paling baik sedunia. Mereka yang
sedang memadu kasih di ruang publik. Selalu tersenyum dan tertawa ketika
orang lain merengut menunggu kereta yang tak kunjung datang, mereka
malah asik sendiri berdua seolah-olah dunia ini hanya milik mereka
berdua, yang lain ngontrak. Kalo Anda masih jomblo ketika melakukan
penelitian, jangan sirik dengan orang-orang semacam ini, karena tipe
responden yang seperti ini tuh sepanjang pengalaman saya pasti mau
membantu anda karena mungkin yang cowok ngga mau terlihat jahat di mata
si cewek atau mungkin emang saya yang lagi beruntung saja nemu responden
tipe ini yang lagi baik? Tapi yang jelas, meskipun mereka sepasang,
tapi pasti hanya salah satu dari mereka saja yang mau mengisi. Jangan
harap anda mendapat langsung dua hasil survei dari tipe responden
semacam ini.
0 komentar:
Posting Komentar